Category Archive Slide

ByStopper Perfume Center

Stopper Perfume Center

Toko Parfum “Stopper Perfume Center” merupakan salah satu Usaha Parfum Isi Ulang terbesar di wilayah Cirebon. Toko Parfum kami beralamat di Jl. Kartini No. 11 Kota Cirebon dengan jam operasional mulai 08:30 – 21:30 WIB. Selain melayani penjualan Parfum Retail, kami juga melayani penjualan Grosir Bibit Parfum, Botol Parfum dan Perlengkapan Usaha Parfum Isi Ulang lainya. Khusus untuk Bibit Parfum kami produksi sendiri dengan merk “SPC” yang kami produksi mengikuti standar parfum original.

Jika anda berminat atau mau konsultasi masalah parfum silakan kontak kami : 0813 1905 5748, BBM : 2822FB16.

ByStopper Perfume Center

Botol Parfum Isi Ulang

Kami dari UD. STOPPER ingin menawarkan botol parfum isi ulang dengan aneka ukuran, bentuk dan warna yang menarik. Botol Parfum yang kami jual semuanya baru langsung dari pabriknya jadi bukan botol parfum bekas.

Berikut contoh Botol Minyak Wangi / Parfum yang tersedia :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Selain Botol Minyak Wangi kami juga melayani penjualan Bibit Parfum, bahan – bahan campuran parfume, pengencer parfum, botol bibit parfum alumunium, botol refill parfum, split / injektor, injektor khusus isi ulang botol original, gelas ukur plastik, alat press botol, metanol, solfatin, Liquid MOP 5+, dll.

Jika anda berminat atau mau konsultasi masalah parfum silakan kontak kami : 0813 1905 5748, BBM : 2822FB16.

ByStopper Perfume Center

Mengenal Bibit Parfum

Bibit parfum adalah minyak wewangian yang masih asli karena belum tercampur dengan alkohol. Bibit parfum ini mempunyai bau yang sangat menyengat dan digunakan untuk membuat campuran dalam menentukan aroma parfum yang diinginkan. Karena baunya yang menyengat, sangat jarang orang yang langsung menggunakan bibit parfum.
Saat ini di Indonesia usaha bibit parfum sedang populer karena banyak diminati oleh konsumen. bisnis ini berbentuk sebagai layanan isi ulang parfum yang menyediakan harga jauh lebih murah dari parfum aslinya. Biasanya usaha jenis ini menggunakan berbagai campuran bibit parfum kemudian disesuaikan dengan wangi asli parfum yang diinginkan oleh konsumen.
Usaha bibit parfum ini sangatlah cocok dengan budaya perekonomian kita dalam mendapatkan barang yang murah namun kualitasnya tidak kalah. Bemodalkan statement ini maka banyak orang yang mulai membuka usaha bibit parfum hingga menjamur sampai saat ini.

Bila anda ingin membeli parfum dari produsen atau pemilik sebuah rumah parfum, maka pastikan anda benar-benar menyukai wangi bibit parfum yang sudah dilarutkan tersebut. Selain itu mintalah sampel untuk benar-benar melihat bagaimana kualitas parfum, karena pada beberapa kasus sering terjadi wangi parfum yang cepat pudar karena komposisi antara sari parfum dengan alkohol yang tidak seimbang. Lebih jauh, parfum yang anda dapatkan dari produsen bibit parfum juga cepat memudar karena pengaruh sinar matahari dan cara anda menyemprotkan parfum itu sendiri. sangat disarankan untuk menyemprot parfum dari bawah karena parfum akan menguap ke atas.

Bagaimana pelarut bibit parfum bekerja?
Bibit parfum atau minyak parfum perlu dicampurkan terlebih dahulu dengan pelarut untuk mendapatkan parfrum yang aman bagi pakaian dan kulit. Hal itu karena minyak esensial murni yang terdapat pada bibit parfum mengandung konsentrat tinggi dari komponen volatile yang memungkinkan anda mengalami reaksi alergi bila secara langsung terkena kulit. Selain itu kegunaan pelarut bibit parfum juga sebagai penguap minyak esensial sehingga menyebar ke udara.
Pelarut parfum yang paling umum sejauh ini adalah campuran etanol dengan air atau etanol murni itu sendiri. selain itu minyak parfum juga dapat dilarutkan menggunakan jojoba yang berfungsi menetralkan bau lemak yang ada pada minyak parfum.

Semoga bermanfaat.

ByStopper Perfume Center

Apa Itu Parfum

Parfum atau minyak wangi adalah campuran minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, obyek, atau ruangan.[1] Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum, Eau de parfum, Eau de toilette, atau Eau de Cologne.

Sejarah Parfum
Parfum sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu – kata “parfum” berasal dari bahasa Latin per fume artinya “melalui asap”. Salah satu kegunaan parfum tertua berupa bentuk pembakaran dupa dan herbal aromatik yang digunakan dalam pelayanan keagamaan, seringkali untuk aromatik gums, kemenyan dan mur, dikumpulkan dari pohon. Mesir adalah yang pertama memasukkan parfum ke budaya mereka diikuti oleh Cina kuno, Hindu, Israel, Carthaginians, Arab, Yunani, dan Romawi. Penggunaan awal dari botol parfum adalah di Mesir sekitar 1000 SM. Mesir menemukan gelas dan botol parfum adalah salah satu penggunaan umum pertama untuk kaca.

Tingkat Konsentrat
Kemasan botol Eau de Cologne asli flacon 1811, dari Johann Maria Farina, Farina gegenüber
Minyak parfum perlu diencerkan dengan pelarut karena minyak esensial/murni (baik yang alami ataupun sintetis) mengandung konsentrat tinggi dari komponen volatil yang mungkin akan mengakibatkan reaksi alergi dan kemungkinan cedera ketika digunakan langsung ke kulit atau pakaian. Pelarut juga menguapkan minyak esensial, membantu mereka menyebar ke udara.

Sejauh ini pelarut yang paling umum digunakan untuk pengenceran minyak parfum adalah etanol atau campuran etanol dan air. Minyak parfum juga dapat diencerkan dengan cara menetralkan bau lemak menggunakan jojoba, minyak kelapa difraksinasi atau lilin. Persentase volume konsentrat dalam minyak parfum adalah sebagai berikut:

Ekstrak parfum: 20% – 40% senyawa aromatik
Eau de Parfum (EDP): 10 – 30% senyawa aromatik
Eau de Toilette (EDT): 5 – 20% senyawa aromatik
Eau de Cologne (EDC): 2 – 5% senyawa aromatik, merek (reg.Trademark): Original Eau de Cologne
Eau de Solid (EDS): – 1% senyawa aromatik, merek (reg.Trademark): EDS

After shave
Semakin tinggi jumlah persentase senyawa aromatik, maka intensitas dan aroma yang tahan lama tercipta. Perfumeries yang berbeda menetapkan jumlah yang berbeda dari minyak untuk masing-masing parfum mereka. Oleh karena itu, meskipun konsentrat minyak parfum dalam pengenceran Eau De Parfum (EDP) selalu akan lebih tinggi daripada parfum yang sama dalam bentuk eau de toilette (EDT) di dalam kisaran yang sama, jumlah yang sebenarnya dapat bervariasi antara masing-masing Perfumeries. Sebuah parfum EDT dari sebuah Perfumeries mungkin lebih kuat daripada EDP dari Perfumeries yang lain.